Showing posts with label Behavioural Interview. Show all posts
Showing posts with label Behavioural Interview. Show all posts

Thursday, April 1, 2010

Merespons Wawancara STAR

Salah satu strategi untuk mempersiapkan diri untuk wawancara adalah dengan menggunakan Teknik STAR (SAR/ PAR), seperti diuraikan di bawah ini.

S = SituasiJelaskan situasi yang Anda hadapi,  atau tugas yang harus dicapai. Anda harus menjelaskan situasi spesifik, bukan deskripsi umum tentang apa yang telah Anda lakukan di masa lalu. Berikan detail yang cukup sehingga pewawancara paham. Situasi ini dapat berasal dari pekerjaan sebelumnya, dari pengalaman orang lain, atau kejadian yang relevan.
A = Aksi/ TindakanJelaskan tindakan yang Anda lakukan, dan tetap fokus pada tindakan Anda. Jika mendiskusikan kerja kelompok, gambarkan apa yang Anda lakukan - bukan upaya tim. 
R = Results/ HasilApa hasilnya? Bagaimana akhirnya? Apa yang Anda capai? Apa yang Anda pelajari?

Tuesday, December 1, 2009

Strategi Wawancara Kerja Perilaku (Behavioural Job Interview)

Behavioural Interview (BI) adalah trend wawancara pekerjaan yang berkembang akhir- akhir ini. Jumlah pengusaha yang menggunakan metode ini untuk menyaring calon karyawan semain meningkat.

Prinsip utama BI adalah bahwa prediktor paling akurat kinerja masa depan adalah kinerja masa lalu, dalam situasi yang sama. Prediksi BI akurat hingga 55%, sedangkan wawancara tradisional hanya 10%.

BI memberikan fakta yg lebih objektif dibanding metode wawancara lainnya. Wawancara tradisional mengajukan pertanyaan-pertanyaan umum seperti "Ceritakan tentang diri Anda." Proses BI jauh lebih spesifik menyelidiki perilaku kerja.

Dalam wawancara kerja tradisional, Anda dapat memberitahu pewawancara apa yang ingin dia dengar, bahkan Anda bisa sedikit membelokkan kebenaran. Bahkan jika diberi pertanyaan situasional, "Bagaimana Anda menangani situasi XYZ?" Anda dapat mengarang jawabnya. Pewawancara tidak akan tahu reaksi Anda sebenarnya dalam situasi kerja sebenarnya.

Dalam sesi BI, jauh lebih sulit untuk memberikan respon palsu yang tidak sesuai karakter Anda. Ketika Anda mulai bercerita kisah perilaku Anda, pewawancara akan menyelidiki lebih lanjut, seperti, "Apa yang Anda pikirkan pada saat itu?" atau "Ceritakan lagi tentang pertemuan Anda dengan orang itu," atau "Ceritakan bagaimana Anda sampai pada keputusan itu." Jika Anda berbohong, respons Anda tidak akan bertahan menghadap rentetan pertanyaan yg menyelidik itu.

Pewawancara menggunakan teknik BI untuk mengevaluasi pengalaman dan perilaku kandidat sehingga mereka dapat mengetahui potensi kandidat. Pewawancara mengidentifikasi pengalaman yang berkaitan dengan pekerjaan, perilaku, pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang diinginkan untuk posisi tertentu. Sebagai contoh, beberapa karakteristik yang diinginkan meliputi:
  • Kemampuan Berpikir kritis
  • Self starter
  • Kemauan untuk belajar
  • Kesediaan untuk bepergian
  • Percaya diri
  • Kerja sama
  • Profesionalisme

Pewawancara mengajukan pertanyaan untuk mengorek rincian yang menentukan apakah calon memiliki karakteristik yang diinginkan. Pertanyaannya bahkan sering tidakdibingkai sebagai pertanyaan. Biasanya sepert, "Ceritakan tentang ..." atau "Gambarkan situasi ..." Banyak pewawancara menggunakan sistem peringkat untuk mengevaluasi kriteria yang dipilih selama wawancara.

Sebagai seorang kandidat, Anda harus menjawab pertanyaan secara menyeluruh. Anda dapat bersiap lebih baik jika tahu keahlian apa diinginkan pemberi kerja. Telitilah perusahaan dan bicaralah dengan orang-orang yang bekerja di sana. Carilah informasi, sehingga Anda dapat membidik perilaku tertentu yang diinginkan perusahaan.

Dalam wawancara, tanggapan Anda harus spesifik dan rinci, jangan tanggapi secara umum. Idealnya, Anda harus menjelaskan secara singkat tentang situasi, tindakan spesifik yang Anda lakukan, dan hasilnya. Proses tiga tahap ini disebut SAR, PAR, atau STAR:


1. S = situasi (atau tugas, masalah), 2. A = Action (tindakan), 3. R = Result (Hasil)

Akan sangat berguna jika Anda memikirkan tanggapan sebagai cerita. Jadilah pendongeng yang hebat dalam wawancara Anda, tapi hati-hati jangan melantur.

Sulit untuk mempersiapkan wawancara Behavioural Intervew, karena kemungkinan luasnya cakupan dan variasi pertanyaan yang mungkin diajukan. Cara terbaik untuk mempersiapkan diri adalah dengan membuat cerita contoh yang fleksibel untuk berbagai pertanyaan.

Gunakan contoh-contoh saat Anda magang, mengerjakan proyek, sekolah, kegiatan, partisipasi tim, pelayanan masyarakat, hobi, dan pengalaman kerja - contoh dari kejadian yang sebenarnya. Selain itu, gunakan prestasi khusus, baik pribadi atau profesional, seperti mencetak gol kemenangan, terpilih sebagai presiden organisasi, memenangkan hadiah untuk karya seni Anda, berselancar di gelombang besar, atau mengumpulkan uang untuk amal. Jika mungkin, beri angka kuantitatif untuk mengilustrasikan pencapaian Anda. Angka selalu mengesankan dan meyakinkan.


Pertanyaan perilaku juga banyak menyelidiki tentang bagaimana Anda menanggapi situasi negatif. Anda juga harus memiliki contoh-contoh pengalaman negatif, tetapi cobalah untuk memilih pengalaman negatif dimana Anda berbuat yang terbaik, atau dengan hasil positif.

Selamat wawancara!

Monday, June 1, 2009

Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja; Behavioural Interview

Kunci keberhasilan wawancara kerja adalah LATIHAN. Luangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan menggunakan metode STAR. Jangan menghafal jawaban. Persiapkan jawaban dan miliki gambaran untuk menanggapi setiap pertanyaan. 


Berikut adalah contoh pertanyaan wawancara Behavioural Interview:

  • Gambarkan situasi dimana Anda menggunakan kemampuan persuasi untuk meyakinkan seseorang.
  • Jelaskan saat Anda dihadapkan dengan situasi stres, yang menunjukkan kemampuan Anda menyelesaikan masalah.
  • Berikan contoh saat Anda menggunakan pertimbangan dan logika dalam memecahkan masalah.
  • Berikan contoh saat Anda menetapkan tujuan dan mampu mencapainya.
  • Ceritakan saat Anda harus menggunakan keterampilan presentasi untuk mempengaruhi opini.
  • Berikan contoh khusus saat Anda harus mematuhi kebijakan yang tidak Anda setujui.
  • Ceritakan saat Anda harus pergi ke luar tugas dalam rangka mencari pekerjaan.
  • Ceritakan saat Anda mendapat terlalu banyak hal yang harus dilakukan, dan diminta untuk memprioritaskan tugas-tugas Anda.
  • Berikan contoh saat Anda harus membuat keputusan cepat.
  • Bagaimana cara Anda menghadapi konflik? Berikan contoh.
  • Ceritakan saat Anda berhasil menangani orang lain yang tidak menyukai Anda (atau sebaliknya).
  • Ceritakan tentang keputusan sulit yang Anda buat dalam setahun terakhir.
  • Berikan contoh saat Anda mencoba mencapai sesuatu dan gagal.
  • Berikan contoh ketika Anda menunjukkan inisiatif dan memimpin.
  • Ceritakan tentang situasi terakhir di mana Anda harus berurusan dengan pelanggan atau rekan kerja yang sangat kecewa terhadap Anda.
  • Berikan contoh saat Anda memotivasi orang lain.
  • Ceritakan saat Anda mendelegasikan proyek secara efektif.
  • Berikan contoh saat Anda menggunakan kemampuan untuk mencari fakta dalam memecahkan masalah.
  • Ceritakan ketika Anda mendapatkan solusi untuk suatu masalah.
  • Jelaskan saat Anda mengantisipasi masalah dan ceritakan langkah-langkah pencegahan yang diambil.
  • Ceritakan ketika Anda terpaksa membuat keputusan tidak populer.
  • Tolong ceritakan saat Anda harus memecat teman.
Jangan lupa untuk menjawab dengan metoda STAR, dan bersiaplah untuk ditanya lebih detail.

Sunday, March 1, 2009

Skenario Behavioural Interview

Salah satu strategi untuk mempersiapkan diri untuk wawancara kerja Behavioual Interview adalah dengan menggunakan Teknik STAR (atau SAR/ PAR)



Contoh Skenario:


Situasi (S):
Saat itu pendapatan iklan koran kampus kami merosot tajam, dan banyak pengiklan tidak memperpanjang kontraknya.


Action (A):
Saya merancang paket promosi baru, dengan melampirkan perbandingan manfaat koran kampus dengan media iklan lain di daerah kami. Saya juga mengadakan pelatihan khusus bagi para markter dengan, yang membahas strategi penjualan yang kompetitif.


Hasil (R):
Kami berhasil menandatangani kontrak dengan 15 mantan pengiklan untuk iklan harian dan lima untuk suplemen khusus. Jumlah pengiklan baru juga meningkat sebesar 20% (selalu menampilkan angka) selama periode yang sama tahun lalu.

Thursday, January 1, 2009

Sikap Karyawan yang Disukai Pengusaha


Berikut adalah daftar perilaku yang disukai pengusaha dari kandidat karyawan:

  • Mudah menyesuaikan diri
  • Kemampuan Komunikasi Verbal yang baik 
  • Kemampuan Komunikasi Tertulis yang baik 
  • Dapat mengendalikan diri sendiri dan orang lain 
  • Analitik, mampu mengidentifiksi dan memecahkan masalah
  • Perhatian terhadap Detail
  • Tegas
  • Mampu mendelegasikan pekerjaan
  • Mengembangkan potensi bawahan
  • Energik, tidak loyo  
  • Memiliki jiwa wirausaha  
  • Dapat mengoperasikan peralatan modern 
  • Memiliki wawasan 
  • Faktual, bertindak berdasarkan fakta
  • Mampu menganalisis keuangan 
  • Luwes, fleksibel dalam berbagai situasi 
  • Berpikir bebas 
  • Memiliki inisiatif
  • Inovatif, kreatif, mencari jalan keluar yang tidak biasa.
  • Memiliki integritas, setia  
  • Mampu menganalisa dan menilai situasi  
  • Memiliki jiwa pemimpin
  • Mendengarkan dengan baik
  • Dapan memotivasi diri sendiri dan orang lain 
  • Mampu bernegosiasi
  • Mampu mengeloladan menorganisasikan suatu kelompok dan pekerjaan
  • Partisipatif, menyumbangkan ide- idenya dan berargumen dengan baik
  • Peka, peduli secara sosial  
  • Kemampuan manajemen
  • Mampu membuat Perencanaan dan Pengorganisasian  
  • Suka belajar, terutama keterampilan praktis 
  • Keterampilan menyajikan presentasi 
  • Mampu menengani Proses Operasi dan Manajemen Proyek 
  • Mampun membangun hubungan baik 
  • Tangguh, tidak mudah menyerah
  • Berani mengambil risiko, dengan perhitungan 
  • Sadar akan keselamatan/ safety 
  • Mampu menjual dan membujuk (salesmanship & persuasi) 
  • Mampu menganalisis strategi 
  • Mudah bekerjasama 
  • Memiliki pengetahuan/ kemampuan teknis di bidangnya 
  • Profesional, ahli di bidangnya 
  • Ulet, tidak mudah putus asa
  • Standar pekerjaan yang tinggi